Pages

Tampilkan postingan dengan label softskill tugas 4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label softskill tugas 4. Tampilkan semua postingan

19 Jan 2013

Cita-Citaku

Diposting oleh bloggy Imajination di 1/19/2013 01:14:00 AM 0 komentar

Harapan yang dimiliki seseorang tentang sebuah cita-cita dan impiannya berawal dari mimpi dan berharap menjadi kenyataan bahkan pasti akan terjadi. Itulah harapan baik setiap manusia di dunia ini jika mempunyai target tentang sebuah kehidupan yang dijalani dengan proses perjuangan yang tidak mudah bahkan tidak mulus layaknya kain sutera.
            Lika liku kehidupan pun beragam dari pahit menjadi manis, dari sakit menjadi sehat, dari sedih menjadi senang. Seperti orang bilang kehidupan bagai roda yang berputar, bumi yang selalu mengelilingi matahari. Itu pasti yang dirasakan setiap manusia, seperti layaknya manusia aku pun pernah merasakannya.
            Saat umurku menginjak bangku sekolah TK aku pernah bercita-cita ingin menjadi seorang Dokter, Pilot, Astronot bahkan aku pernah bercita-cita ingin menjadi penjaga karcis tol, pada saat itu aku berpikir senang rasanya setiap saat mendapatkan uang. Setelah mengenyam bangku sekolah dasar aku bercita-cita ingin menjadi presiden, pegawai Bank,dan  kasir, beda lagi cita-citaku saat SMP, aku ingin menjadi seorang mentri perekonomian. Sedangkan saat aku duduk dibangku SMA aku ingin sekali menjadi seorang Pengamat Ekonomi sekaligus Ahli ekonomi seperti Sri Mulyani, dan anehnya aku mengambil Jurusan IPA, entah kenapa aku masuk Jurusan IPA yang jelas-jelas aku benci. Setelah kelas XII tibalah waktunya untuk menentukan sebuah pilihan yang mengawali kehidupan masa depan. Disitulah antara bingung dan ragu menyatu menjadi satu. Seperti Ayahku Bilang “ pilihlah apa yang menjadi pilihan hati” saat itu aku merasa hati ini kosong tidak mempunyai pilihan apapun. Bingung, ragu,takut rasa itu mulai muncul ketika semua orang disekolahku telah memilih dan menentukan tujuannya masing-masing. Dan akhirnya…
            Aku putuskan untuk memilih Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen, tidak terbayang sedikitpun apa yang akan aku pelajari nanti yang aku tau jika aku telah wisuda nanti aku akan menjadi seorang manager. Aku anak ketriga dari tiga bersaudara, sebagai anak terakhir aku menjadi harapan terakhir kedua orang tuaku. Aku selalu berharap bias mewujudkan semua cita-cita dan harapanku. Entah menjadi apakah aku nanti? Sebuah proses yang harus dijalani ketika seseorang menginginkan sesuatu, Ayahku bilang “ jika kamu menginginkan sesuatu atau mendapatkan sesuatu itu tidak mudah” kita harus berproses, proses itu sendiri tergantung dari usaha kita yang dijalani saat ini dan akan menghasilkan buah dimasa depan. Artinya jika kita melakukan usaha dengan sungguh-sungguh pasti hasilnya akan memuaskan. Dan aku selalu berharap ilmu yang aku cari saat ini dapat berguna dan bermanfaat bagi orang-orang disekelilingku. Usaha apapun yang aku lakukan asal tidak merugikan orang lain akan aku lakukan. Tetapi terkadang semangat meraih cita-cita itu dapat luntur ketika satu hal kejadian yang dapat membuat mood kita turun. Saat semangat ini mulai pudar aku hanya bias memandangi foto kedua orang tuaku dan foto-foto kecil. Disitulah aku ingat betapa berjasanya orang tua menjaga dan mendidik kita mendukung dan memberikan pendidikan yang jauh lebih baik dibanding orang-orang yang kurang beruntung. Semoga apa yang aku cita-citakan dan menjadi harapan kedua orang tuaku dapat terwujud dan terealisasikan. Aamiin.

Hikmah Tanggung Jawab

Diposting oleh bloggy Imajination di 1/19/2013 01:13:00 AM 0 komentar

Kisah ini terinspirasi dari seorang mahasiswa yang sangat memuliakan Ibunya. Dia adalah salah satu mahasiswa teladan yang mendapatkan beasiswa dari kampusnya. Pada suatu hari sebut saja Arif, dia pulang kampung ke daerah asalnya, sebelum dia berangkat ke terminal ia membeli oleh-oleh sekotak Kue yang pada saat itu sedang digemari masyarakat, ia berfikir ingin membelikan sesuatu untuk Ibunya yang sedang sakit di kampung, karena dia hanya mampu membelikan kue tersebut dan berharap sang Ibu menyukainya, walaupun uang sakunya tersebut hanya cukup untuk ongkos pulang.
Sepanjang perjalanan dia sangat menjaga kue tersebut tetapi saat itu ia mengantuk dan akhirnya kue tersebut ia simpan dibawah kursi tempat duduknya, perjalanan cukup jauh dan melelahkan kira-kira membutuhkan waktu 10 jam perjalanan. Dia duduk dikursi paling belakang, karena dia hampir saja tertinggal oleh Bus tersebut. Perjalanan pulang ke kampungnya memang cukup jauh, dia harus dua kali naik turun Bus, dan satu kali menggunakan angkutan umum.
Tiba ia diterminal pertama, lalu bergegas turun dari bus tersebut dan cepat-cepat mencari bus untuk meneruskan perjalanannya. Setelah ia dapat bus tersebut ternyata bus sudah penuh dan lagi-lagi ia duduk dikursi belakang, tanpa ia sadar ternya kue untuk sang Ibu tertinggal di Bus pertama, pada saat itu ia sangat gelisah karena jika ia turun ongkos untuk melanjutkan perjalanan Bus selanjutnya pas-pasan, saat itu ia berfikir keras”apakah saya harus mengambil kue itu? Tapi itu kan Cuma sekotak kue! Tapi ia berfikir lagi” jika saya tidak mengambilnya saya sudah membeli untuk Ibu tapi hilang begitu saja! Dan masalahnya ongkos untuk naik angkutan umum tidak ada. Setelah ia berfikir cukup alot, dia memutuskan untuk turun dan kembali ke terminal pertama mengambil kue tersebut.
Tibalah ia di terminal pertama, segera ia cari Bus yang ia naiki sebelumnya, dan ternyata Bus tersebut sedang dibersihkan oleh sang kondektur, dan ia meminta izin untuk mengambil barang yang tertinggal di Bus tersebut dan ternyata kue itu masih ada dibawah kursi tempat duduknya tadi. Alhamdulillah.
Setelah itu ia lanjutkan perjalanan menggunakan Bus selanjutnya, Bus yang kali ini masih sepi penumpang dan berhenti cukup lama disetiap pemberhentian, setelah setengah perjalanan Bus yang ia tumpangi tiba-tiba mendadak berhenti dan ternyata banyak orang dijalanan tersebut, orang-orang tersebut lalu menaiki Bus yang arif tumpangi akhirnya Bus pun menjadi penuh dan anehnya lagi semua penmpang menundukan semua kepalanya ternyata mereka mengalami luka-luka, lalu ia menanyakan kepada penumpang yang ada disampingnya dan si penumpang menjawab telah terjadi kecelakaan Bus. Langsung saja arif melihat kearah kecelakaan tersebut dan betapa kagetnya ternyata Bus yang kecelakaan tersebut adalah Bus yang sebelumnya ia tumpangi saat hendak turun mengambil kue tadi.
 

BLOGY IMAJINATIONS Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review